
Masuk Universitas Negeri Makassar (UNM) pada tahun 2026 adalah impian banyak calon mahasiswa, terutama bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan berkualitas di kawasan Indonesia Timur. Namun, di balik popularitas kampus ini, persaingan masuk UNM ternyata tidak bisa dianggap remeh. Ribuan peserta bersaing setiap tahun, bahkan dalam satu periode UTBK saja bisa mencapai lebih dari 14 ribu peserta yang mengikuti seleksi di lokasi UNM.
Fakta ini menunjukkan bahwa tanpa strategi yang tepat, peluang lolos bisa sangat kecil. Sayangnya, masih banyak siswa yang belum memahami cara efektif untuk menembus seleksi ini.
Salah satu kesalahan terbesar adalah belajar tanpa strategi. Banyak siswa hanya fokus membaca materi atau menghafal, padahal sistem seleksi saat ini—terutama SNBT—lebih menekankan kemampuan penalaran, literasi, dan logika.
Artinya, cara belajar lama sudah tidak lagi efektif jika tidak diimbangi dengan latihan dan pemahaman konsep.
Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah menentukan target skor sejak awal. Menentukan target nilai UTBK akan membantu kamu memiliki arah belajar yang jelas. Tanpa target, kamu hanya belajar tanpa tahu apakah kemampuanmu sudah cukup untuk bersaing.
Selain itu, penting juga memilih jurusan secara strategis. Banyak siswa hanya memilih jurusan populer tanpa mempertimbangkan tingkat persaingan. Padahal, di UNM ada jurusan dengan tingkat keketatan tinggi seperti PGSD dan PTIK yang memiliki peminat sangat banyak setiap tahunnya.
Jika kamu tidak memiliki strategi, memilih jurusan seperti ini bisa sangat berisiko.
Selanjutnya, kamu harus memahami struktur ujian dengan baik. Dalam SNBT, fokus utama adalah Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi bahasa, dan penalaran matematika. Kemampuan ini tidak bisa dikuasai hanya dengan menghafal, tetapi harus dilatih secara konsisten.
Oleh karena itu, latihan soal menjadi kunci utama keberhasilan. Semakin sering kamu berlatih, semakin terbiasa kamu dengan pola soal dan cara menjawabnya. Ini juga akan membantu meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam mengerjakan soal saat ujian berlangsung.
Namun, latihan saja tidak cukup tanpa evaluasi. Banyak siswa mengerjakan ratusan soal, tetapi tidak pernah menganalisis kesalahan mereka. Padahal, dari kesalahan itulah kamu bisa belajar dan memperbaiki kelemahan.
Selain itu, membuat jadwal belajar yang terstruktur sangat penting. Konsistensi dalam belajar jauh lebih efektif dibandingkan belajar lama tetapi tidak teratur. Dengan jadwal yang jelas, kamu bisa mengatur waktu antara belajar materi, latihan soal, dan evaluasi.
Strategi lain yang sering diabaikan adalah memahami passing grade dan peluang jurusan. Meskipun passing grade bukan angka resmi, data ini bisa menjadi gambaran seberapa besar peluang kamu untuk lolos. Dengan strategi ini, kamu bisa memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuanmu, bukan hanya berdasarkan keinginan semata.
Selain aspek akademik, faktor mental juga sangat menentukan. Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa, tetapi karena panik saat ujian. Oleh karena itu, penting untuk melakukan simulasi ujian atau tryout agar terbiasa dengan tekanan waktu dan suasana ujian yang sebenarnya.
Bahkan, dalam sistem UTBK modern, strategi seperti manajemen waktu dan teknik menjawab soal juga sangat penting. Misalnya, mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu dan tidak terpaku pada satu soal terlalu lama bisa meningkatkan skor secara signifikan.
Jangan lupakan juga pentingnya menjaga kesehatan. Belajar terus-menerus tanpa istirahat justru bisa menurunkan konsentrasi. Pastikan kamu tidur cukup, makan makanan bergizi, dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima saat ujian.
Selain itu, kamu harus aktif mencari informasi terbaru terkait seleksi masuk UNM. Perubahan sistem, jadwal, atau kebijakan bisa terjadi kapan saja. Dengan selalu update informasi, kamu bisa menyesuaikan strategi dan tidak tertinggal dari pesaing lain.
Terakhir, lakukan evaluasi perkembangan secara berkala. Tetapkan target mingguan atau bulanan, lalu lihat apakah ada peningkatan. Jika tidak, segera ubah strategi belajarmu.
Kesimpulannya, lolos Universitas Negeri Makassar 2026 bukan hanya soal kecerdasan, tetapi tentang strategi yang tepat. Mulai dari menentukan target skor, memilih jurusan secara cerdas, rutin latihan soal, hingga menjaga mental dan kesehatan—semua harus dilakukan secara konsisten.
Ingat, persaingan di UNM tidak main-main. Banyak peserta yang sebenarnya pintar, tetapi gagal karena tidak memiliki strategi yang tepat.
Jadi sekarang pilihan ada di tanganmu: mau jadi salah satu yang lolos UNM 2026… atau justru jadi bagian dari ribuan peserta yang menyesal karena salah strategi?